event

Meraih Mimpi Bersama Karena #KitaSama

Kamis, Juli 13, 2017

Hai semua, semoga masih semangat menjalani aktifitas ya. Ngomongin aktifitas saya yakin walaupun kalian memiliki beragam aktifitas kalian punya mimpi yang tertunda. Entah mimpi melakukan perjalanan atau menghadiahkan sesuatu untuk keluarga atau menjalani profesi yang diidamkan dari kecil atau mengubah kebiasaan dan sifat. Tapi semua tidak semudah mengedipkan mata, benar kan? Semua orang memiliki mimpi dan sama-sama melewati fase sulit untuk meraihnya.
Ready to reach my dreams!
Seperti saya, bisa dibilang saya bukan orang yang mudah terbuka dengan orang baru. Ada yang bilang pendiam atau pemalu, mungkin mereka benar. Dan harus diakui, melewati hari-hari dengan sifat tertutup seperti itu tidak menyenangkan, maka dari itu tahun ini saya memiliki mimpi untuk menjadi pribadi yang lebih terbuka.

Memulai adalah hal tersulit, setuju banget dengan kutipan itu. Takut akan kegagalan menjadi faktor utama kita ragu mencoba hal baru apalagi untuk meraih impian. "Beneran mau begini?" "Nanti kalau salah gimana?" dan masih banyak lagi kalimat senejis 'What if' lainnya. Terus majunya kapan?

Sebagai orang yang pendiam, memilih bergabung di komunitas adalah hal yang menantang. Apalagi saat bergabung waktu itu benar-benar tidak kenal satupun orang di komunitas tersebut, gerogi banget. Sehari sebelum acara meet up rasanya keki. Untungnya ada sosok Ibuku yang dengan tegas menegur dan membimbing dari rasa takut tersebut.
Kalau belum dicoba belum tahu hasilnya.
Dibantu dengan doa dan restu seorang Ibu alhamdulillah di acara meet up saya bertemu dengan teman-teman baru. Saat itu saya memaksakan diri untuk mulai mengajak bicara anggota yang sudah datang duluan.. Dan ternyata mereka juga anggota baru, phew!

Dari pengalaman itu akhirnya saya sesekali mengikuti acara volunteer dan tentunya bertemu dengan orang baru. Sampai saat ini kalau ada meet up, sehari sebelum acara rasa nervous masih ada, rasa canggung saat berkenalan masih ada tapi setidaknya saya mulai berani menyapa dan mengajak ngobrol mereka tanpa rasa kikuk. Pelan-pelan asal tetap jalan tidak apa-apa.
sama-sama saling support dalam komunitas perempuan
Memilih komunitas dengan pemahaman, visi dan misi yang sama denganmu bisa menjadi kunci keberhasilan meraih mimpi.Dengan bergabung dalam komunitas kalian akan mendapatkan lingkaran pertemanan yang otomatis memiliki mimpi yang sama dan pastinya saling mendukung, saat sulit pun tidak terasa kalau dijalankan bersama-sama. Bergabung ke komunitas yang mengembangkan skill entah dalam bersosialisasi atau pengembangan diri untuk meraih mimpi.

Di atas saya menyebutkan kalau semua orang memiliki mimpi. Dan saya yakin sahabat disabilitas di sekitar kita juga punya mimpi. Juni lalu saya berkesempatan menyaksikan bakat dan talenta sahabat disabilitas secara langsung dalam peluncuran gerakan sosial #KitaSama. Mereka punya bakat dan talenta yang sama seperti kita bahkan semangatnya lebih mantab dan patut diancungi jempol. Baca postingan ini untuk mengenal program, visi dan misi Komunitas Indonesia Bermimpi.
Wila Kertia
Indonesia Bermimpi
source Liputan 6
Voice of Chesire x Armada Band
Ya, kalian bisa mendukung sahabat disabilitas dengan beragam cara, mulai dari sharing karya seperti cerpen atau komik juga dengan membeli hasil karya mereka yang bisa ditemui di website Indonesia Bermimpi www.indonesiabermimpi.org

Untuk itu yuk dukung mereka, caranya mudah banget. Kunjungi website www.indonesiabermimpi.org dan lakukan registrasi, nggak sampai 5 menit kamu bisa menjadi anggota dari Indonesia Bermimpi. Nnatinya kalian bisa melihat berbagai program yang menarik dalam komunitas ini untuk mendukung sahabat disabilitas di sekitar kita. Kamu bisa melihat update sosmed Indonesia Bermimpi untuk memantau kegiatan yang diselenggarakan atau mendapatkan moodbooster dengan informasi dan kutipan yang menginspirasi.

Fcaebook/YouTube: Indonesia Bermimpi
Instagram/Twitter: @id_bermimpi 


You Might Also Like

5 komentar

  1. saya punya beberapa kenalan yang juga sama, saya akui mereka punya bakat yang gak kalah dengan kita yang normal salah satunya ada yang pintar nulis puisi. bahkan pernah menjadi juara tingkat makassar dan semua puisinya sering tampil di surat kabar kota.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, saya juga pernah bertemu penulis novel yang juga seorang dosen yang mengalami tuna netra, salut banget dengan beliau :)

      Hapus
  2. Dari postingan ini saya simpulkan bahwa kesempurnaan itu hanyalah milk Allah Dan Allah pula yang Akan menyempurnakan dari setiap apa yang dianggap Kekurangan dari Mata manusia.
    Nice post Mba, saya pun termasuk orang yg pemalu, dengan adanya kegiatan seperti ini menjadikan kita lebih terbuka untuk beeinteraksi hehe

    BalasHapus
  3. jadi ngiri pengen bisa berkumpul sendau gurau tap eemmmmmm...

    jadi baper kan....
    tapi hal yang tidak bisa dipungkiri ketika kita berkumpul dengan orang baru wawasan kita sedikit terbuka.

    dan ajang saling memahami dan bertoleransi satu sama lainnya.

    salam kenal mbakyu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk ikutan gabung ke komunitas :D salam kenal juga ^^

      Hapus

You're free to ask or share your opinion! Boleh curhat asal jangan di luar topik ya. Tolong jaga sopan santun :)