event

Cegah Hipertensi Dari Rumah

Senin, Mei 08, 2017

Setiap menemani Ibu saya ke acara kondangan sering sekali saya mendengar kalimat seperti "Inget tensimu!" atau "Wuiih, jangan ambil yang santan!" Dan biasanya yang mengutarakan kalimat tersebut adalah orangtua. Biarpun begitu darah tinggi bisa mengancam siapa saja termasuk kalangan anak muda. Pada tanggal 3 Mei lalu saya mendapat kesempatan untuk menghadiri presscon yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia dan Omron Healthcare Indonesia dalam rangka menyambut Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh pada tanggal 17 Mei.
YJI- Beat of My Heart 2017
Pengertian dari hipertensi adalah Tekanan Darah Tinggi. Saya yang memiliki kelainan jantung sering mendengar tentang hipertensi karena tekanan darah yang tinggi akan membahayakan kinerja jantung. Untuk itu saya sangat antusias bisa hadir di acara YJI dan Omron untuk menambah wawasan baru dan tentunya akan saya bagikan di postingan ini untuk Anda.

Sebelumnya apa Anda tahu Yayasan Jantung Indonesia? Yayasan Jantung Indonesia atau bisa disingkat menjadi YJI adalah sebuah yayasan yang berdiri pada tanggal 4 Oktober 1974 dan sangat berperan penting membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah penderita penyakit jantung dan pembuluh darah dengan program-program seperti Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif.

Dalam menyambut Hari Hipertensi Sedunia, YJI bersama Omron Healthcare Indonesia akan menyelengerakan program bertajuk Beat of My Heart pada tanggal 14 Mei 2017 mendatang yang berlokasi di Ocean Park - Econvention Taman Impian Jaya Ancol. YJI menyiapkan banyak kegiatan menarik seperti pengukuran tekanan darah secara gratis, senam jantung, senam hip heart, zumba, talkshow mengenai hipertensi: Tanda-tanda Dan Bahayanya juga games yang menarik.

YJI selalu mengajak masyarakat menerapkan Panca Usaha Jantung Sehat: Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hadapi dan Atasi Stres, Awasi Tekanan Darah, dan Teratur Berolahraga. Dalam rangka menyambut Hari Hipertensi Sedunia, tahun ini YJI kembali bermitra dengan PT Omron Healthcare Indonesia dalam kegiatan edukasi mengenai bahaya hipertensi.

Sebelum acara dimulai kami diperkenalkan dengan para pembicara dari Yayasan Jantung Indonesia dan Omron Healthcare Indonesia. Mereka adalah (kanan- ke kiri) Ny. Syahlina Zuhal - Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Dr. Siska Suridanda Danny, SpJP, FIHA dari Yayasan Jantung Indonesia,
Roswita Arifin - Ketua Panitia Acara 'Beat Of My Heart', dan Yoshiaki Nishiyabu - Marketing Manager PT. Omron Healthcare indonesia.
YJI- Beat of My Heart 2017
Ny. Syahlina Zuhal membuka acara dengan penyambutan dan memberikan penjelasan singkat mengenai hipertensi. Beliau mengatakan bahwa Hipertensi dianggap sebagai silent killer atau penyakit yang diam-diam dapat membunuh penderita. karena minimnya gejala yang terasa maka banyak masyarakat yang tidak memperhatikan tekanan darahnya. Dengan rutin memeriksa tekanan darah secara berkala, mengontrol pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat dapat menghindari hipertensi. Maka dari itu YJI ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah dengan memeriksakan tekanan darah secara rutin yang bisa di lakukan di rumah sakit atau di rumah.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan dari Dr. Siska Suridanda Danny, SpJP, FIHA, dari Yayasan Jantung Indonesia mengenai hipertensi secara detail. Beliau menyampaikan tekanan darah normal adalah 120/80 mm Hg, seseorang dinyatakan memiliki tekanan darah tinggi ketika tekanan darahnya melebihi 140/90 mm Hg. Jika tekanan darah kita diatas angka tersebut maka resiko akan penyakit komplikasi dari hipertensi lebih tinggi dibanding orang yang memiliki tekanan darah normal.

Kenapa hipertensi berbahaya? Tekanan darah tinggi akan mengganggu kinerja jantung, merusak pembuluh darah (penyempitan, kekakuan) yang ditakutkan akan merusak organ seperti otak dan menyebabkan stroke, jantung, ginjal, mata (kebutaan).

Sayangnya banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya hipertensi. Padahal mendiagnosa hipertensi bisa dikatakan mudah dengan mengecek tekanan darah yang bisa dilakukan di rumah sakit  bahkan di rumah sendiri dengan alat tensimeter (monitor tekanan darah). Cara mengendalikan tekanan darah bisa dengan memperhatikan berat badan dengan olahraga teratur, mengurangi konsumsi garam dan beristirahat yang cukup.

Dari penjelasan Dr. Siska Suridanda, saya jadi tahu kalau hipertensi bukan hanya membahayakan kinerja jantung tapi juga bisa membahayakan organ lainnya. Untuk itu YJI berharap sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan pola hidup dan rutin mengukur tekanan darah. Dan pada zaman modern ini Anda bisa mengukur tekanan darah di mana saja termasuk di rumah dengan alat kesehatan dari Omron Healthcare.
 
alat kesehatan dari Omron
Kazuhide Kondo selaku Presiden Direktur PT. Omron Healthcare Indonesia yang mendukung visi YJI untuk memberikan edukasi mengenai pengendalian hipertensi dari rumah. Omron Corporation adalah pemimpin global dalam bidang otomatisasi industri menggunakan teknologi sensing and control. Bisnis Omron mencakup bidang yang luas, dari otomatisasi industri dan komponen elektronik, hingga komponen elektronik untuk otomotif, sistem infrastruktur sosial, alat-alat kesehatan, dan solusi lingkungan. Omron kini memiliki 38.000 karyawan yang tersebar 110 negara untuk menyediakan produk dan layanan bagi pelanggan.

Omron membuka cabang di Indonesia pada tahun 1992. Pada kesempatan kemarin, Mr. Yoshiaki Nishiyabu - Marketing Manager PT. Omron Healthcare indonesia menyampaikan sekilas visi-misi dan rencana Omron ke depannya. Juga memperkenalkan salah satu produk terbaru yakni alat kesehatan.

Blood Pressure Monitor adalah alat kesehatan pertama yang dikeluarkan PT. Omron Helathcare ada beberapa versi yakni alat monitor yang digunakan di rumah sakit dan alat monitor kesehatan yang bisa digunakan di rumah pribadi dengan hasil yang akurat. Selain di Asia, Omron juga sudah dikenal dan dipercaya para konsumennya. Omron menggunakan teknologi yang terkini dalam mengembangkan berbagai alat yang mereka produksi.

Keunggulan Blood Pressure Monitor terbaru keluaran Omron Healthcare, Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T tidak hanya mampu mengukur tekanan darah tapi juga bisa membuat dan mengambil hasil data-data lewat aplikasi Omron Connect di smartphone Anda. Ini sangat membantu pengguna mengumpulkan data tekanan darah dan membantu dokter mengevaluasi data tersebut. Keuntungan lainnya Anda tidak perlu mengantre di rumah sakit untuk pengecekan tekanan darah dan bisa memberikan hasil data langsung ke dokter saat pemeriksaan atau konsultasi.

Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T

Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T

Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T
Ukurannya yang kecil memudahkan Anda membawanya kemanapun.  Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T bisa melacak tekanan darah dan bisa memudahkan Anda dengan aplikasi di smaprthone Anda. Kemampuan lainnya adalah
  1. Mendeteksi detak jatung yang tidak beraturan.
  2. Tampilan indikator yang mudah dimengerti.
  3. Menyimpan data hasil tes tensi.
  4. Lingkar manset dari 22-42cm.
  5. Bisa mentransfer data dari blood pressure monitor ke smartphone Anda dengan Omron Connect.
Aplikasi Omron bisa diunduh di website ini.
Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa mengunjungi sosmed Omron Healthcare Indonesia

Facebook Omron Healthcare Indonesia

Dalam acara “Beat of My Heart”, Omron menyediakan alat pengukur tekanan darah digital HEM-7280T dengan aplikasi Omron Connect.

Selanjutnya, Roswita Arifin, Ketua Panitia Acara “Beat of My Heart” menjelaskan rundown dan makna dibalik tajuk "Beat of My Heart". Acara akan berlangsung dari pukul 6.00-11.00, akan ada 2000 peserta yakni 1000 dari Klub Jantung Sehat, 200 remaja dari Klub Jantung Remaja dan peserta umum.
Beat of my heart
Dr. Siska Suridanda akan menjadi narasumber pada acara chit-chat mengenai kesehatan jantung dan hipertensi. Tidak hanya itu, Adrian Maulana juga akan hadir di acara lho, beliau akan sharing mengenai gaya hidup sehatnya.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai acara "Beat of My Heart" Anda bisa mengikuti akun sosmed YJI dibawah berikut
Facebook Yayasan Jantung Indonesia
Twitter Yayasan Jnatung Indonesia
Instagram Yayasan Jantung Indonesia

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda, salam jantung sehat!

You Might Also Like

18 komentar

  1. Iya bener tuh mba, teknologi bisa memudahkan kita untuk memantau kesehatan kita. Para developer selalu berusaha untuk menciptakan teknologi , yang menjadi tugas kita apakah kita peduli dengan kesehatan jantung kita.
    Nice sharing mba !

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, keren ini datanya bisa disimpen lewat hp terus tinggal kasih liat dokter, ga perlu ngantri hehe

      Hapus
  2. Wuahhh, makasiiiy tips2nya ya deek
    Btw, congrats blog dikau kece benerrr aaak love love loovee
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mba'e~ hehe makasih banyak mbaa :3

      Hapus
  3. Mbak Annafi ini sering banget diundang kemana-mana ya? Makan geratis juga kadang. Hadehh bikin iri

    BalasHapus
    Balasan
    1. gabung komunitas blogger mazz~

      Hapus
  4. Asik nih bisa di undang acara seperti ini ya, Mba. Tentu mendapatkan teman baru, pengalaman, dan yang jelas ilmu.

    Aku jadi tahu sedikit nih tentang Omron Healthcare :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, jadi lebih tahu bahayanya hipertensi tadinya aku tau garis besarnya aja. seneng kalo tulisanku informatif :D

      Hapus
  5. Bagus nih eventnya ya mba, sayang saya nggak bisa ikutan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, padahal aku uda girang bakal ketemu mba lagi >< next event ya mba, amiin

      Hapus
  6. Hipertensi nggak mengenal usia memang Mbak, temanku masih kuliah udah bolak balik masuk RS karena hipertensi. Huhuhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, pola hidup harus diperhatikan banget ><

      Hapus
  7. Harus jaga kesehatan dan atur pola hidup ya biar hipertensi hilang. Sahabatku kena hipertensi di usia muda mba :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, paling mudah dari menjaga pola makan sih..makanan kekinian menggoda banget soalnya

      Hapus
  8. wah kebetulan seminggu lalu mau donor darah dan ditolak katanya hipertensi. padahal merasa baik-baik saja. kayaknya perlu beli omron automatic blood pressure segera

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena ciri-cirinya memang nggak menonjol jadi nggak kerasa di badan, iya mas, bisa digunakan sekeluarga alatnya

      Hapus
  9. Thanks buat tulisannya mbak, bermanfaat banget. dan setuju banget, rutin cek tekanan darah bisa mencegah hipertensi, lebih baik mencegah daripada mengobati karena biaya berobat itu mahal. Thanks mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbaa, seneng kalo tulisanku informatif ^^

      Hapus

You're free to ask or share your opinion! Boleh curhat asal jangan di luar topik ya. Tolong jaga sopan santun :)