book

Review Buku 1 Litter of Tears By Aya Kito

Senin, Maret 09, 2020


Apa ada yang pernah nonton film Jepang (drama / film) yang judulnya 1 Liter of Tears? yang aku tonton versi dramanya yang dibintangi Erika Sawajiri tahun 20 silam. Film tersebut diadaptasi dari buku nonfiksi yang ditulis oleh Aya Kito, gadis sekolahan yang mengidap penyakit Spinocereberall Ataxia yang menyebabkan pasiennya kehilangan kemampuan biacara dan bergerak. Aya menuliskan perjalanan hidupnya dan dijadikan buku yang diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia. Bukunya ada 2 yakni 1 Liter of Tears dan Last letter (Aya’s 58 letter) 

buku 1 Liter of Tears Aya Kito
buku 1 Liter of Tears Aya Kito

Saya menonton dramanya yang sukses bikin nangis kejer dan lebih bersemangat menghadapi hidup. 
 
mydramalist

 Buku 1 Liter of Tears


buku 1 Liter of Tears Aya Kito
buku 1 Liter of Tears Aya Kito

No. ISBN

9789792766400

Penerbit
Elex Media Komputindo 

Tanggal terbit
Januari - 2010


Jumlah Halaman

168

Di umur 15 tahun, Aya terjatuh saat perjalanan pulang dari sekolah. Dari situ keluarganya melihat perubahan pada Aya seperti batuk yang tak kunjung sembuh dan cara berjalanya yang tidak seperti biasanya. Akhirnya Aya dibawa ke rumah sakit untuk diperksa. 



Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Aya menderita penyakit langka. Buku yang pertama mengisahkan perubahan pada tubuh dan kehidupannya. Masa muda yang umumnya produktif menjadi tak berdaya karena ruang gerak yang terbatas. 


Perubahan pada ruang geraknya membuatnya menjadi lamban, dalam hal ini Aya membutuhkan bantuan teman-temannya untuk mengerjakan tugas sekolah, pindah kelas, ke toilet. Tapi apa semuanya membantu? Tentu jaman dulu sudah ada yang hobi nyinyir. 

Add caption

Impiannya masuk ke SMA dan menjadi pustakawan harus dikubur dalam-dalam. Aya bersekolah di SLB. Dalam buku ini, bukan hanya kegigihan Aya yang membuat saya terharu, kasih sayang ibunya Aya yang tak ternilai sukses bikin saya mau meluk ibu saya. 


Lama-lama Aya kehilangan kemampuan biacara, ia berkomunikasi menggunakan papan seperti di bawah ini. Keinginannya merasakan kisah asmara sampai ia menanyakannya ke dokter “Apakah saya bisa menikah, Dok?” pertahanan saya roboh.
Source: hipwee

Dalam buku 1 Liter of Tears, tidak hanya buku harian Aya, ada tulisan dari Ibunya juga dokter yang menangani Aya. Pertanyaan Aya tentang bisakah ia menikah dijawab reflex oleh sang dokter “Tidak bisa.” 


Penyampaian dokter akan reaksi Aya yang mendengar jawabannya bikin hati remuk. 


Last letter - Aya's 58 letter


buku Aya Kito Last Letter
No. ISBN
9786020009964

Penerbit
Elex Media Komputindo 

Tanggal terbit
September - 2011


Jumlah Halaman

124

Buku ini saya dapatkan di lain hari, ada cuci gudang Gramedia di pusat perbelanjaan. Dari suratnya yang pertama sampai akhir, panjang isi surat memendek. Aya menceritakan perubahan pada tubuhnya, rasa takut, rasa putus asa, kembalinya semangat untuk hidup… Untuk saya, buku ini memang tidak se-powerful yang pertama.

Add caption

Namun saat membacanya, saya jadi merasakan jadi tempat curhatnya Aya. Bahasanya yang khas remaja dan harapannya akan masa depan, ketakutannya tak bisa mandiri atau menyusahkan orang-orang di sekitarnya, kesedihannya dan masih banyak lagi.
 
wikipedia

Aya Kito menutup usia pada 23 Mei 1988 pada usia 25 tahun. Diary-nya yang menyentuh hati dan memberikan semangat untuk hidup ini worth to read banget. Kedua buku ini diterbitkan tahun 2011, semoga masih tetap dicetak atau mudah dicari online ya. 

buku 1 Liter of Tears Aya Kito
buku 1 Liter of Tears Aya Kito

Kadang kalau semangat saya turun saya suka baca buku ini. Kalau kalian lagi kurang semangat baca buku apa? Share di kolom komentar ya!

You Might Also Like

39 komentar

  1. Saya belum nonton film ini, tapi lumayan tahu ceritanya karena sempet kepo setelah dengar lagu soundtracknya. Jadi penasaran sama bukunya dan pengen cari filmnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soundtrack-nya enak-enak ya Mba, aku rekomen nonton mba, soalnya nyari buku ini rada susah kalau offline

      Hapus
  2. wah baca review nya bikin tertarik baca langsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di iPusnas adanya buku yg kedua huhu

      Hapus
    2. hajar mba hehe. mau kolek beberapa buku untuk weekend juga nih

      Hapus
  3. Buku yang menarik, tentunya ada hikmah luar biasa di dalamnya. Karena sakit tersebut bisa saja menimpa orang 2 yang kita sayangi kemari kemarin. Dan semangatnya semoga menular

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, abis baca ini jadi semangat lagi

      Hapus
  4. Ceritanya sedih ya Mba. Tapi setiap cerita pasti ada hikmah dan pesan yang dapat kita ambil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, Aya jadi sosok yang dikenang sepanjang masa karena semangat hidupnya besar

      Hapus
  5. Wah enak nih, udah dikasih bocorannya dikit.
    Jadi tinggal pilih mana yang bikin penasaran.
    Makasih review nya yah Ka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena buku lama dan kisah nyata, kasih dikit-dikit spoiler wkwk.. sama-sama

      Hapus
  6. Review yang sangat menarik, ceritanya lumayan sedih jadi agak melow heheee

    BalasHapus
  7. Paling senang dapat buku bagus di tengah rimbunan buku diskon ya Mbak. Soalnya 1001 kesempatan bisa dapat gini, haha..

    Oya aku penasaran nonton dramanya deh. Nyari dulu ah.. Cuman aku bingung dengan kalimat ini:

    "..... yang aku tonton versi dramanya yang dibintangi Erika Sawajiri tahun 200 silam." maksudnya film lawas banget yang direproduksi ulang mbak? Lama bener 200 tahun lalu?��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku typo! 😧 Maksudnya 20 tahun mbaa 😅😬

      Iya, dapet buku langka pas cuci gudang itu adalah kebahagiaan 😄

      Hapus
  8. Merinding membaca kisah dari Aya Kito ini, aku jadi penasaran sama bukunya. Tapi buku semacam ini kayaknya gak bisa dibaca sambil lalu ya kak, harus diresapi benar-benar biar feel curhat dari dia nyampe ke kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku bacanya pas selonjoran auto duduk kak.. bahasanya sederhana banget, tapi jadi mendalami perasaan si penulisnya

      Hapus
  9. jujur aja aku baru tau mba ada buku yang bagus banget ini, sebagai pemantik semangat buat kita-kita ga mudah putus asa seperti yg telah dilakukan Aya. Hebat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, karena kisah nyata jadi bikin kita sadar kalau nggak semua hal bakal happy ending

      Hapus
  10. Buku lama yang masih selalu layak dibaca. Sempat nih ada sinetron yang nyontek kisah ini. Lupa judulnya, tapi yang mainnya Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie waktu mereka masih remaja imut-imut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah iya! Sempet heboh pas sekolah ngomongin sinteron itu, karena kepo jadi inget judulnya : Buku Harian Nayla!

      Hapus
  11. Aku orangnya lemah, ga kuat baca-baca yang begini. Pasti mewek melulu adanya. Aku punya buku yang tentang Andrea, seorang ibu yang membunuh anak-anaknya dengan membenamkan mereka di bak mandi aja ga kebaca mpe sekarang. Serasa udah remuk duluan hati sebelum membacanya. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok aku penasaran... Judulnya apa mba? psychology thriller kah? Nanti aku google ah

      Hapus
  12. Reviewnya mantap kak. Penasaran pengen baca langsung, apalagi ceritanya ada sedih2nya kyk giniii

    BalasHapus
  13. bagus kisahnya.. bener saat kita semangatnya up and down, memang kita harus cari sesuatu yang bisa membangkitkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak, kita butuh dosis motivasi 😊

      Hapus
  14. Bukunya menarik banget yah kak.jadi ikutan sedih nih.. pengen baca langsung jadinya..baper hiks

    BalasHapus
  15. Aku udah pernah nonton filmnya dan sukses bikin aku bercucuran air mata dong, jadi pengen baca bukunya juga nih

    BalasHapus
  16. Buku terbitan lama ya ini. Kayaknya udah susah nemu di toko buku, cuman pasti ada di onlineshop ya. Dulu suka nonton filmnya. Sediiih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, kalo di market place pernah lihat dengan harga normal. Eh ada yg posting di YouTube lho filmnya 😁

      Hapus
  17. Aku belum pernah baca buku ini, nih buku lama yah kak?

    BalasHapus
  18. Waduh,baca bukunya aja ydah sedih apalagi nontonnya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nontonnya lebih mewek aku ada kok di YouTube dramanya

      Hapus

Jangan pake link ya, terimakasih!